Rabu, 13 Mei 2009

SERPIH HIDUP

SERPIH HIDUP

Oleh CMH Ibrahim

Ilahi

Kau seru aku

Kau sapa aku

Kau belai aku

Kau manjakan aku


Ilahi

Pertemuanku dengan yang kukenal membuat pikirku kikir

Deru khayal akalku tuk niti titian ulang nan dilarang seorang

Rintihan jiwa menggapai nun jauh disana tak terbayang diseberang

Derai air mata hati bersimbah dipangkuan munajat tuk menuai derajat

Ilam-ilam sembah ruhku bergayut pada takdir serpih hidup tak urung sepi


Ilahi

Pada siapa aku merindu rasaku nan sahdu

Kemana aku harus mengadu rasa racun atau madu

Pikirku tersedu dalam jiwa yang dimadu

Tersiksa akalku

Merana jiwaku

Tersayat hatiku

Terbuang dayaku


Ilahi

Kau perlihatkan kehidupanku

Kau gambarkan perlakuanku

Kau bentuk alur ceritaku

Kau tuai rasa cintaku

Kau raih hajatku

Kau tutup aibku


Oh… Ilahi

Dimana aku harus berpijak

Kaki kananku napak dimasa lalu

Kaki kiriku diam dizaman kini

Tangan kananku menggapai kerinduan silam

Tangan kiriku menggenggam masa depan

Hidungku mencium semerbak aroma bidadari

Mataku melihat liuk gemulai tarian setan

Ku berkata

Dimana aku

Siapa aku

Kau…

Aku…

Kelu lisanku tuk jawab rasa ada…!


Sukabumi, 28 Mei 1999 16:29

Tidak ada komentar: